Digital Marketing · 13 min read

Biaya Jasa SEO untuk Website Perusahaan dan Faktor yang Menentukan Anggarannya

Dua perusahaan bisa mengeluarkan anggaran SEO yang sangat berbeda, meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama: meningkatkan jumlah calon pelanggan dari Google. Bahkan, ketika membandingkan beberapa proposal agency, pekerjaan yang ditawarkan sering terlihat hampir identik. Ada riset keyword, optimasi website, produksi artikel, hingga laporan bulanan.

Namun, satu agency menawarkan harga Rp5 juta per bulan, sementara agency lainnya meminta Rp15 juta atau lebih. Perbedaan itu tentu menimbulkan pertanyaan. Apakah agency yang lebih mahal menawarkan pekerjaan yang lebih baik, atau sebenarnya perusahaan sedang membayar layanan yang tidak dibutuhkan?

Untuk menjawabnya, perusahaan perlu memahami bagaimana biaya jasa SEO dihitung, pekerjaan apa saja yang memengaruhi anggaran, dan bagian mana yang paling relevan dengan kondisi bisnisnya.

Sebab, proposal SEO yang paling murah belum tentu menghasilkan biaya mendapatkan pelanggan yang paling efisien. Sebaliknya, anggaran yang besar juga tidak menjamin peningkatan performa pencarian.

Berapa Biaya Jasa SEO untuk Website Perusahaan?

Tidak ada satu harga yang berlaku untuk seluruh kebutuhan SEO. Setiap website memiliki kondisi, tingkat persaingan, dan tujuan bisnis yang berbeda. Karena itu, biaya yang diperlukan untuk mengoptimalkan website perusahaan kecil belum tentu sama dengan website perusahaan yang memiliki banyak produk, layanan, atau target pasar.

Untuk memberikan gambaran, berikut simulasi anggaran berdasarkan tiga tingkat kebutuhan SEO.

Kebutuhan SEOAsumsi anggaran per bulanGambaran pekerjaan
SEO dasarRp2,5–6 jutaPemeriksaan website, optimasi halaman utama, riset keyword, dan pengembangan konten terbatas
SEO untuk pertumbuhan bisnisRp7–20 jutaPerbaikan website, pengembangan konten rutin, optimasi halaman layanan, dan evaluasi persaingan di Google
SEO untuk kebutuhan kompleksRp20–50 juta atau lebihOptimasi banyak halaman, penanganan masalah website yang lebih rumit, pengembangan konten berskala besar, dan analisis performa mendalam

Catatan: Angka di atas merupakan asumsi ilustratif untuk menunjukkan hubungan antara anggaran dan kompleksitas pekerjaan.

Dari ilustrasi tersebut, perbedaan harga tidak selalu berarti perbedaan kualitas layanan. Bisa jadi, pekerjaan yang dibutuhkan memang berbeda.

Perusahaan dengan website sederhana mungkin hanya memerlukan perbaikan pada beberapa halaman penting. Sementara perusahaan yang memiliki ratusan halaman produk atau layanan bisa membutuhkan pemeriksaan menyeluruh, perbaikan teknis, hingga pengembangan konten dalam jumlah lebih besar.

Biaya juga dapat berubah tergantung bagaimana pekerjaan dibagi. Ada penyedia yang memasukkan pembuatan konten dan perbaikan website ke dalam biaya bulanan. Ada pula yang menghitungnya sebagai pekerjaan tambahan.

Karena itu, membandingkan harga jasa SEO tanpa melihat pekerjaan yang ditawarkan sama seperti membandingkan biaya renovasi dua bangunan hanya berdasarkan luasnya. Kondisi awal, tingkat kerusakan, dan hasil yang diharapkan bisa sangat berbeda.

Mengapa Harga Jasa SEO Bisa Berbeda Jauh?

Ada beberapa faktor yang memengaruhi besarnya pekerjaan SEO. Faktor-faktor ini juga menjelaskan mengapa sebuah website mungkin cukup ditangani melalui optimasi sederhana, sementara website lainnya membutuhkan keterlibatan beberapa tenaga ahli sekaligus.

1. Kondisi Website Sebelum Optimasi

Website yang terlihat normal bagi pengunjung belum tentu memiliki kondisi yang baik untuk mesin pencari.

Sebagian website mengalami masalah seperti halaman yang tidak muncul di Google, struktur menu yang membingungkan, kecepatan akses yang lambat, atau halaman penting yang sulit ditemukan mesin pencari.

Masalah tersebut perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum menentukan pekerjaan SEO yang akan dilakukan.

Jika kondisi website sudah baik, pekerjaan SEO bisa lebih banyak diarahkan pada pengembangan konten dan optimasi halaman. Sebaliknya, apabila terdapat banyak masalah teknis, memproduksi artikel dalam jumlah besar belum tentu menjadi langkah yang tepat.

Perusahaan juga perlu membedakan pekerjaan SEO dengan kebutuhan pengembangan website. Perbaikan struktur halaman, kecepatan akses, atau fitur tertentu mungkin membutuhkan keterlibatan developer.

Dalam kondisi seperti ini, layanan Web Development Dabtive dapat menjadi bagian yang mendukung optimasi SEO, terutama ketika masalah pencarian berasal dari kondisi website itu sendiri.

2. Tingkat Persaingan pada Keyword yang Ditargetkan

Tidak semua keyword membutuhkan upaya yang sama untuk diperebutkan.

Website perusahaan yang menargetkan pencarian pada satu wilayah mungkin menghadapi persaingan berbeda dengan perusahaan nasional yang ingin memperoleh trafik dari kategori produk atau layanan yang sudah dikuasai banyak pemain besar.

Hal ini juga berlaku bagi perusahaan Fast-Moving Consumer Goods (FMCG), seperti produsen makanan, minuman, produk perawatan tubuh, kebutuhan rumah tangga, hingga perusahaan rokok.

Perusahaan FMCG memiliki peluang untuk menjangkau berbagai kebutuhan informasi konsumen melalui pencarian Google. Menariknya, peluang tersebut tidak selalu berasal dari pencarian nama produk atau merek.

Bayangkan sebuah perusahaan FMCG memiliki lini produk saus sambal. Konsumen yang mencari “saus sambal” mungkin ingin mengenal produk, membandingkan merek, atau mencari tempat pembelian. Namun, ada kelompok konsumen lain yang mencari “resep ayam geprek”, “cara membuat saus untuk dimsum”, atau “ide bekal makan siang praktis”.

Pencarian tersebut tidak secara langsung menyebutkan produk tertentu, tetapi memiliki hubungan dengan situasi ketika konsumen mungkin membutuhkan produk yang dijual perusahaan.

Contoh serupa bisa ditemukan pada kategori FMCG lainnya, meskipun setiap industri memiliki karakter kebutuhan informasi dan batasan pemasaran yang berbeda.

Kategori FMCGContoh pencarianPeluang konten SEO
Saus dan bumbu masakResep ayam geprek, cara membuat saus dimsumResep dan inspirasi memasak yang menggunakan produk
Deterjen dan perawatan pakaianCara menghilangkan bau apek pada pakaianPanduan perawatan pakaian dan solusi masalah mencuci
Sampo dan perawatan rambutCara merawat rambut berminyakEdukasi perawatan rambut dan panduan memilih produk
Makanan ringanIde camilan untuk perjalanan jauhInspirasi konsumsi sesuai kegiatan dan kebutuhan
Produk kebersihan rumahCara membersihkan noda minyak di dapurPanduan membersihkan rumah dan penggunaan produk
Rokok dan produk tembakauPerbedaan SKT dan SKM, proses pengolahan tembakau, cukai hasil tembakauInformasi industri, proses produksi, regulasi, dan tanggung jawab perusahaan dengan memperhatikan ketentuan promosi produk tembakau

Contoh keyword di atas merupakan ilustrasi peluang pencarian, bukan hasil riset volume keyword atau rekomendasi final untuk merek tertentu.

Dari sini terlihat bahwa kebutuhan SEO perusahaan FMCG tidak selalu terbatas pada halaman produk atau pencarian nama merek.

Melalui konten yang relevan, perusahaan berkesempatan hadir ketika pengguna sedang mencari informasi, menyelesaikan masalah, atau mempelajari sesuatu yang berhubungan dengan bidang usahanya.

Namun, pendekatan tersebut perlu disesuaikan dengan karakter industri. Untuk makanan dan produk rumah tangga, konten edukasi dapat membantu pengguna menemukan kegunaan produk. Sementara bagi industri rokok, konten perusahaan harus memperhatikan pembatasan promosi produk tembakau. Informasi mengenai proses produksi, industri, dan regulasi perlu dibedakan dari konten yang bertujuan meningkatkan daya tarik atau konsumsi produk.

Tidak semua pencarian informasional juga layak ditargetkan. Perusahaan perlu mempertimbangkan relevansi, tingkat persaingan, kebutuhan pengguna, dan kesesuaian konten dengan tujuan bisnis maupun ketentuan yang berlaku.

Nilai SEO bagi perusahaan FMCG tidak selalu terletak pada pembelian langsung melalui website. Pada kategori tertentu, SEO juga dapat membantu pengguna memperoleh informasi yang relevan tentang perusahaan, produk, atau industri sebelum mengambil keputusan.

Perbedaan karakter pencarian tersebut membuat strategi dan anggaran SEO antarperusahaan tidak bisa disamakan. Bisnis yang mengandalkan pencarian jasa membutuhkan pendekatan berbeda dengan perusahaan FMCG yang mengelola banyak produk, kategori, dan kebutuhan informasi.

3. Jumlah Halaman dan Kebutuhan Konten

Produksi konten sering menjadi komponen yang paling mudah dibandingkan dalam proposal SEO. Satu agency menawarkan empat artikel setiap bulan, sementara agency lainnya menawarkan delapan atau bahkan lebih.

Sekilas, penawaran dengan jumlah artikel lebih banyak terlihat lebih menguntungkan.

Persoalannya, jumlah artikel tidak otomatis menunjukkan besarnya peluang trafik yang akan diperoleh. Artikel yang dibuat tanpa perencanaan bisa membahas topik yang sama berulang kali, bersaing dengan halaman website sendiri, atau menarik pembaca yang tidak relevan dengan bisnis.

Pengembangan konten SEO yang terencana biasanya dimulai dari memahami apa yang dicari calon pelanggan, memilih topik yang relevan, menentukan halaman yang perlu dibuat, dan mengevaluasi performanya setelah dipublikasikan.

Pekerjaan tersebut berkaitan erat dengan Content Marketing Dabtive, terutama ketika sebuah perusahaan membutuhkan pengembangan konten yang konsisten dan mendukung tujuan bisnis.

Dengan demikian, perusahaan sebaiknya tidak hanya bertanya berapa artikel yang akan diterima setiap bulan, tetapi juga mengapa artikel tersebut perlu dibuat dan bagaimana kontribusinya terhadap pertumbuhan bisnis.

4. Banyaknya Pekerjaan dan Keterlibatan Tim

SEO melibatkan beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan keahlian berbeda. Ada yang berfokus pada riset pencarian, optimasi konten, perbaikan website, serta analisis hasil.

Tidak semua perusahaan memerlukan tim besar untuk mengerjakan semuanya. Namun, semakin banyak bagian website yang perlu diperbaiki dan dikembangkan, semakin besar pula kebutuhan waktu dan tenaga yang diperlukan.

Perlu diperhatikan juga siapa yang bertanggung jawab melakukan pekerjaan tersebut.

Ada agency yang hanya memberikan rekomendasi perbaikan kepada tim internal perusahaan. Ada pula yang menangani prosesnya secara langsung, termasuk melakukan perubahan pada website dan berkoordinasi dengan developer.

Kedua pendekatan tersebut tentu dapat menghasilkan biaya yang berbeda. Proposal dengan harga lebih rendah mungkin belum mencakup pekerjaan tambahan yang nantinya tetap harus dikerjakan perusahaan.

5. Kedalaman Pengukuran dan Evaluasi

SEO tidak berhenti ketika sebuah halaman berhasil mendapatkan peringkat di Google.

Perusahaan perlu mengetahui keyword mana yang mendatangkan pengunjung relevan, halaman mana yang menghasilkan permintaan penawaran, dan apakah peningkatan trafik ikut mendukung pertumbuhan bisnis.

Laporan yang hanya berisi posisi keyword dan jumlah pengunjung belum tentu cukup untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Program SEO yang lebih menyeluruh dapat mencakup pengukuran jumlah permintaan masuk, analisis perilaku pengunjung, serta evaluasi halaman yang paling berkontribusi terhadap peluang penjualan.

Untuk FMCG, misalnya, pengukuran juga bisa mencakup jumlah pengunjung yang membuka halaman produk atau mengklik tautan menuju marketplace dan toko online apabila aktivitas tersebut diperbolehkan untuk kategori produknya. Namun, aktivitas tersebut tidak otomatis membuktikan terjadinya penjualan, terutama jika pembelian berlangsung di luar website.

Kebutuhan analisis ini juga memengaruhi waktu pengerjaan dan anggaran yang diperlukan.

Apa Saja yang Seharusnya Termasuk dalam Jasa SEO Bulanan?

Tidak ada susunan paket yang wajib digunakan oleh seluruh penyedia jasa SEO. Namun, perusahaan dapat mengevaluasi penawaran berdasarkan pekerjaan yang ditangani dan hasil yang akan diterima.

KomponenPekerjaan yang perlu diperjelas
SEO AuditPemeriksaan kondisi website dan masalah yang menghambat performanya di Google
Keyword ResearchRiset kata kunci yang relevan dengan produk, layanan, dan calon pelanggan
Keyword MappingPenentuan keyword yang menjadi fokus setiap halaman website
Technical SEOPerbaikan masalah teknis agar website lebih mudah ditemukan dan dipahami Google
On-Page SEOOptimasi judul, isi, struktur, dan hubungan antarhalaman
Content DevelopmentPembuatan atau pembaruan artikel serta halaman website
Off-Page SEOUpaya meningkatkan reputasi dan kepercayaan terhadap website melalui sumber lain
Monitoring & ReportingPemantauan ranking, trafik, peluang pelanggan, dan hasil pekerjaan SEO

Tabel tersebut dapat menjadi dasar evaluasi proposal. Akan tetapi, tidak semua komponen harus dikerjakan dengan intensitas yang sama setiap bulan.

Sebagai contoh, pemeriksaan menyeluruh mungkin lebih banyak dilakukan pada awal proyek, lalu dilanjutkan dengan pemantauan berkala. Sementara itu, perbaikan halaman dan pengembangan konten dapat berlangsung secara bertahap mengikuti kebutuhan.

Ada perbedaan antara pekerjaan yang dilakukan sekali, pekerjaan yang dipantau secara rutin, dan pekerjaan yang membutuhkan produksi setiap bulan.

Ketiganya sebaiknya dibedakan secara tertulis dalam proposal agar perusahaan memahami apa yang sebenarnya dibayar.

Dua Proposal SEO dengan Harga Berbeda Belum Tentu Bisa Dibandingkan Langsung

Bayangkan sebuah perusahaan sedang membandingkan dua penawaran SEO.

Agency pertama menawarkan biaya Rp5 juta per bulan dengan fokus pada optimasi halaman website, empat artikel, pemantauan keyword, dan laporan rutin.

Agency kedua menawarkan Rp15 juta per bulan dengan cakupan pemeriksaan website secara menyeluruh, perbaikan halaman utama, pengembangan konten, koordinasi dengan developer, serta pengukuran jumlah calon pelanggan yang masuk dari Google.

Angka dan bentuk penawaran dalam contoh ini merupakan ilustrasi untuk membantu perbandingan, bukan proposal aktual dari agency tertentu.

Untuk perusahaan yang memiliki website sederhana dengan kondisi teknis baik, penawaran pertama mungkin sudah cukup untuk kebutuhan saat ini.

Namun, apabila website memiliki ratusan halaman yang sulit ditemukan Google, susunan kategori yang membingungkan, dan berbagai masalah teknis lainnya, paket pertama mungkin tidak menyentuh persoalan utamanya.

Sebaliknya, paket kedua bisa menjadi pengeluaran yang tidak efisien apabila sebagian besar pekerjaan yang ditawarkan sebenarnya belum diperlukan.

Perbedaannya terletak pada kesesuaian antara pekerjaan dan masalah yang ingin diselesaikan.

Inilah alasan mengapa pemeriksaan kondisi website seharusnya dilakukan sebelum menentukan paket SEO. Perusahaan perlu mengetahui apa yang menghambat pertumbuhan trafik organiknya sebelum memutuskan besarnya anggaran.

Menghitung Kelayakan Investasi SEO dari Nilai Bisnis

Salah satu kesalahan dalam mengevaluasi SEO adalah menjadikan kenaikan trafik sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.

Trafik memang penting, tetapi nilainya akan berbeda berdasarkan karakter bisnis dan peluang pelanggan yang dihasilkan.

Misalnya, sebuah perusahaan mengalokasikan Rp8 juta per bulan untuk SEO selama enam bulan. Total anggaran yang dikeluarkan menjadi Rp48 juta.

Sekarang bayangkan satu pelanggan baru memberikan keuntungan kontribusi sebesar Rp12 juta setelah dikurangi biaya langsung untuk melayani pelanggan tersebut.

Dalam perhitungan sederhana, perusahaan membutuhkan empat pelanggan tambahan yang benar-benar berasal dari pekerjaan SEO untuk menutup anggaran Rp48 juta tadi.

KomponenAsumsi
Anggaran SEO bulananRp8.000.000
Durasi pekerjaan6 bulan
Total anggaran SEORp48.000.000
Keuntungan kontribusi per pelangganRp12.000.000
Pelanggan tambahan untuk menutup biaya SEO4 pelanggan

Simulasi ini menggunakan asumsi sederhana dan belum memperhitungkan biaya tambahan, waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan pelanggan, maupun potensi pembelian berulang.

Meskipun sederhana, ilustrasi tersebut membantu perusahaan melihat SEO dari perspektif yang lebih relevan dengan bisnis.

Untuk perusahaan yang menjual produk atau layanan bernilai tinggi, sejumlah kecil calon pelanggan berkualitas mungkin sudah memiliki nilai komersial yang besar. Sementara untuk bisnis dengan margin tipis, jumlah pengunjung dan kemampuan website menghasilkan penjualan bisa menjadi pertimbangan yang lebih penting.

Pada perusahaan FMCG, pengaruh SEO juga bisa berlangsung melalui beberapa tahapan sebelum penjualan terjadi. Konsumen mungkin menemukan resep di website sebuah brand makanan, mengenal produknya, lalu membelinya saat berbelanja di minimarket beberapa hari kemudian. Hubungan antara konten SEO dan pembelian seperti ini lebih sulit diukur dibandingkan transaksi yang langsung terjadi di website.

Karena itu, sebelum memutuskan anggaran SEO, perusahaan perlu memahami nilai pelanggan, kemampuan website menghasilkan permintaan, dan seberapa besar potensi pencarian yang relevan dengan produk atau layanannya.

Kapan Perusahaan Sebaiknya Tidak Langsung Mengambil Paket SEO yang Besar?

SEO merupakan investasi yang relevan ketika terdapat kebutuhan pencarian yang dapat dijangkau melalui Google. Namun, tidak semua masalah mendapatkan pelanggan harus diselesaikan dengan memperbesar anggaran SEO.

Perusahaan yang baru memperkenalkan kategori produk yang belum dikenal pasar mungkin menghadapi keterbatasan jumlah orang yang mencarinya. Dalam kondisi tersebut, kampanye untuk memperkenalkan produk dan membangun ketertarikan calon pelanggan bisa lebih dahulu dibutuhkan, sepanjang sesuai ketentuan industri.

Ada juga perusahaan yang sebenarnya sudah memperoleh banyak pengunjung dari Google, tetapi jumlah permintaan masuk masih rendah karena informasi produk kurang jelas, halaman sulit digunakan, atau proses menghubungi perusahaan terlalu rumit.

Menambah jumlah pengunjung tanpa memperbaiki hambatan tersebut belum tentu menghasilkan perubahan bisnis yang berarti.

Begitu pula ketika sebuah website sudah memiliki banyak artikel, tetapi sebagian besar membahas topik serupa. Menambah produksi konten tanpa melakukan evaluasi justru dapat membuat halaman-halaman tersebut saling bersaing di hasil pencarian.

Sebelum menyusun anggaran, perusahaan sebaiknya menilai apakah persoalan utamanya terletak pada jumlah pengunjung dari Google, kualitas pengunjung, kondisi website, atau kemampuannya mengubah pengunjung menjadi calon pelanggan.

Pembahasan terkait hubungan antara pencarian Google dan peluang mendapatkan pelanggan juga dapat ditemukan dalam artikel Dabtive tentang cara meningkatkan trafik organik dan leads dari Google melalui SEO.

Cara Membandingkan Penawaran Jasa SEO dengan Lebih Tepat

Saat menerima proposal dari beberapa agency, perusahaan sebaiknya tidak langsung membuat perbandingan berdasarkan harga bulanan dan jumlah keyword.

Ada beberapa pertanyaan yang lebih berguna untuk diajukan sebelum menentukan penyedia layanan.

  1. Masalah apa yang ditemukan pada website kami? Proposal seharusnya menjelaskan alasan di balik rekomendasi, bukan sekadar memberikan daftar pekerjaan yang tersedia.
  2. Keyword dan halaman mana yang menjadi prioritas? Perusahaan perlu memahami hubungan antara pencarian yang ditargetkan dan tujuan bisnis.
  3. Pekerjaan apa yang benar-benar dilakukan setiap bulan? Perjelas jumlah pekerjaan, frekuensi, hasil yang akan diterima, serta batasan layanan.
  4. Siapa yang bertanggung jawab melakukan perbaikan? Rekomendasi SEO tidak akan memberikan manfaat apabila perubahan yang diperlukan tidak pernah diterapkan.
  5. Bagaimana kualitas konten dan upaya meningkatkan reputasi website dijaga? Hindari penawaran yang hanya mengandalkan jumlah artikel atau backlink tanpa penjelasan kualitas.
  6. Bagaimana keberhasilan akan diukur? Mintalah penjelasan mengenai indikator ranking, trafik, jumlah calon pelanggan, dan laporan evaluasi.
  7. Apa yang terjadi setelah kontrak berakhir? Pastikan kepemilikan konten, akses data, dokumentasi, serta perubahan website tetap jelas.

Perusahaan juga perlu berhati-hati terhadap penawaran yang menjanjikan posisi nomor satu Google dalam waktu tertentu. Hasil pencarian dipengaruhi berbagai faktor, termasuk persaingan, kualitas website, kebutuhan pengguna, dan perubahan sistem mesin pencari.

Karena itu, tidak ada agency yang dapat menjamin peringkat organik tertentu secara mutlak.

Proposal yang baik tidak harus menjanjikan hasil paling besar. Yang lebih penting, proposal tersebut mampu menjelaskan prioritas pekerjaan, alasan di balik rekomendasi, keterbatasan yang ada, dan cara mengukur perkembangannya.

Menentukan Anggaran SEO Berdasarkan Masalah yang Perlu Diselesaikan

Pada akhirnya, biaya jasa SEO merupakan konsekuensi dari pekerjaan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tertentu. Besarnya anggaran tidak dapat dipisahkan dari kondisi website, tingkat persaingan, kebutuhan konten, kemampuan pelaksanaan, dan potensi nilai bisnis dari trafik organik.

Perusahaan yang sedang membangun kehadirannya di Google mungkin membutuhkan pendekatan berbeda dengan perusahaan yang ingin memperluas jangkauan ke pasar nasional. Keduanya tidak harus menggunakan paket layanan yang sama.

Melalui SEO Services Dabtive, kebutuhan optimasi dapat direncanakan berdasarkan kondisi website, peluang pencarian, serta prioritas pekerjaan yang mendukung tujuan bisnis.

Dengan memahami kebutuhan tersebut sejak awal, perusahaan dapat mengevaluasi investasi SEO secara lebih masuk akal, tanpa menjadikan harga paling murah atau jumlah pekerjaan terbanyak sebagai satu-satunya dasar keputusan.

Jika perusahaan Anda sedang mempertimbangkan investasi SEO, diskusikan kebutuhan website dan tujuan bisnis bersama Dabtive. Dari konteks tersebut, ruang lingkup pekerjaan dan prioritas anggaran dapat ditentukan dengan lebih jelas.

Next Reading

Keep exploring.

View All Articles →